RSS
Tampilkan postingan dengan label nasihat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasihat. Tampilkan semua postingan

Kesempatan



Ketika mata ini masih diberi kesempatan untuk melihat, lihatlah sesuatu yang baik dan bermanfaat
Ketika telinga ini masih diberi kesempatan untuk mendengar, dengarkanlah sesuatu yang baik dan bermanfaat
Ketika mulut ini masih diberi kesempatan untuk bicara, ucapkanlah kata-kata yang baik dan sopan
Ketika akal ini masih diberi kesempatan untuk berpikir, pikirkanlah sesuatu yang lebih utama untuk dipikirkan
Ketika tangan ini masih diberi kesempatan untuk bergerak, lakukanlah sesuatu dengan sekuat tenaga untuk hal kebaikan yang bermanfaat
Ketika kaki ini masih diberi kesempatan untuk berjalan, langkahkanlah kaki menuju tempat kebajikan
Pergunakanlah kesempatan dengan baik, Kesempatan tak datang dua kali

^^___note for myself___^^

Ibarat buku

Hidup manusia ibarat sebuah buku
Sampul depan adalah tanggal lahir
Sampul belakang adalah tanggal pulang
Tiap lembarnya adalah hari hari dalam hidup kita
Buku itu sendiri ada yang tebal dan ada juga yang tipis
Istimewanya seburuk apapun halaman sebelumnya
Selalu tersedia halaman selanjutnya yang baru,bersih dan tiada cacat
Sama halnya dengan hidup kita
Seburuk apapun kemarin
Allah selalu menyediakan hari dan kesempatan yang baru
untuk melakukan sesuatu yang terbaik
untuk memperbaiki kesalahan
dan untuk melanjutkan skenario yang sudah ditetapkan Allah...

Al Qur'an

Perumpamaan mukmin yang membaca Al Qur’an adalah bagaikan buah jeruk,baunya harum dan rasanya manis.
Perumpamaan mukmin yang tidak membaca Al Qur’an adalah adalah bagaikan buah kurma,tidak memliki keharuman bau akan tetapi rasanya manis.
Perumpamaan  orang munafik  yang membaca Al Qur’an adalah bagaikan bunga, baunya harum akan tetapi rasanya  pahit.
Perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al Qur’an adalah seperti buah handlaliyah, tidak mempunyai keharuman dan rasanya pahit.



Akan tetapi sekarang ini semakin berkurang orang yang mau membaca Al Qur'an.Sampai-sampai Al Qur'an sendiri merasa rindu dan mendambakan orang yang peduli terhadapnya. Padahal sebenarnya kita yang membutuhkan Al Qur'an sebagai pedoman hidup kita,Akan tetapi kita seringkali melalaikannya.Inilah rintihan Al Qur'an:

Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku Dengan wudu’ aku kau sentuh dalam keadaan suci Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra Sekarang engkau telah dewasa…
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah…
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya.
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu.
Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa.
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan.
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian
dalam kesepian.

Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu…pagi-pagi…surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman.
Sore harinya aku kau baca beramai- ramai bersama temanmu di surau…..
Sekarang… pagi-pagi sambil minum kopi…engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV.
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia.
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan…
Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surah2ku Basmalah).
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi.
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu.
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu.
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja.
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu.

Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun. E-mail temanmu yang ada ayat- ayatkupun kadang kau abaikan. Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu.
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku. Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV. Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga. Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk.

Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah. Waktupun cepat berlalu…aku menjadi semakin kusam dalam lemari. Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu. Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu. Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.

Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ?
Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba. Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya. Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya. Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu…

Setiap saat berlalu…kuranglah jatah umurmu…
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu. Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati
Di kuburmu nanti….

Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan. Yang akan membantu engkau membela diri. Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu.
Dari perjalanan di alam akhirat. Tapi Akulah “Qur’an” kitab sucimu. Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu. Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari. Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci.

Yang berasal dari Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui.
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu…
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu. Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu. Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu. Sentuhilah aku kembali…
Baca dan pelajari lagi aku….
Setiap datangnya pagi dan sore hari. Seperti dulu….dulu sekali…
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos… Di surau kecil kampungmu yang damai Jangan aku engkau biarkan sendiri…. Dalam bisu dan sepi….
Maha benar Allah, yang Maha perkasa lagi.

Tiga Hal

Ada tiga hal dalam hidup yang tak bisa kembali lagi:
1. waktu
2. kata-kata
3. Kesempatan
Tiga hal yang dapat merusak iman:
1. Kemarahan
2. Keangkuhan
3. Dendam
Tiga hal yang tak boleh hilang:
1. Iman
2. Takwa
3.Amal sholih
Tiga hal dalam hidup yang tak pernah pasti:
1. Kekayaan
2. Kesuksesan
3.mimpi
Tiga hal yang membentuk karakter seseorang:
1. Komitmen
2. Ketulusan
3. kerja keras

Lisan

Saudari-saudariku anda harus memperhatikan dengan seksama dan menimbang setiap kata yang anda ucapkan, sebab Allah akan meminta pertangungjawabanmu tentangnya. Timbangan yang engkau gunakan seharusnya ada didalam jiwamu sendiri. Apabila  control pribadi  tiada dalam dirimu, maka kendali moral akan terlepas darimu. Bila kendali moral telah hilang maka berbagai penyakit dzahir dan batin bermunculan. Oleh karena itu kita harus senantiasa menjaga lisan kita. Tanpa kita sadari lisan bisa membawa kepada kedamaian,apabila kita dapat mengendalikannya atau juga bisa membawa kepada permusuhan apabila kita  tidak dapat mengontrolnya. Kita harus senantiasa berhati-hati menjaga lisan kita, lisan ibarat pedang, dapat melukai siapa saja apabila tidak hati-hati dalam menggunakannya.

saudara seiman



Sekarang bayangkanlah bahwa anda tengah berada dalam suatu kebun yang dipenuhi bunga-bunga dan pepohonan. Bunga-bunga yang menebarkan bau harum adalah perumpamaan saudari-saudarimu seiman. Anda tidak mendapati bunga yang berduri yang dapat menyakiti tubuhmu. Bahkan anda akan menghirup  aroma wangi yang  terpancar darinya. Sesungguhnya persaudaraan dalam islam bukanlah pelangi yang indah hanya sekejap,bukanlah matahari yg mnemani hanya sehari,dan bukan pula seperti bulan yang menemani hanya semalam.tapi persaudaraan dalam islam adalah ikatan hati yang melekat dalam diri dan senantiasa ada dalam jiwa,menyatukan hati dalam keridhaanNya.Sedang pepohonan lain yang penuh duri  dan dapat menyakiti tubuh anda adalah perumpamaan fitnah dan ujian.  Ujian yang datang silih berganti untuk melemahkan hubungan kita denagn Allah dan membelokkan jalan dariNya.
            Karena itu singkirkanlah duri-duri tersebut dengan kedua tanganmu dan  usirlah fitnah-fitnah itu dengan pikiranmu. Sungguh jalan untuk menuju kebaikan itu sangat sulit dan penuh dengan rintangan. Akan tetapi dengan ijin Allah semua itu pasti akan bisa terlewati. Yakinlah bahwa pertolongan Allah itu pasti ada.
Wahai saudariku pohon yang berduri sangat banyak, sementara bunga  yang menebar aroma harum sangat sedikit. Karena itu duduklah bersama bunga-bunga yang harum agar dapat terhindar dari duri-duri yang menyakitkan.


nasihat

Sesuatu yang baik, belum tentu benar.

Sesuatu yang benar, belum tentu baik.

Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga.

Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus.

Pikiran yang terbuka dan mulut yang tertutup

merupakan suatu kombinasi kebahagiaan.

Semakin banyak Anda berbicara tentang diri sendiri,

semakin banyak pula kemungkinan untuk Anda berbohong.

Jika Anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik.

Seorang teman sejati akan membuat Anda hangat dengan kehadirannya,

mempercayai akan rahasianya dan mengingat Anda dalam doa-doanya.

Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya

menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan.

Jika kita berbuat baik, kebaikan pula yang akan kita terima kelak.

Senyum tidak hanya akan menampilkan wajah yang cerah,

namun juga menghangatkan jiwa.

Cinta itu angkuh dan lembut.

Lebih baik memiliki cinta daripada memiliki semua bintang di langit.

Yang penting bukan berapa lama kita hidup, tetapi bagaimana kita hidup.

Nasihat yang baik tidak pernah datang terlambat.

Iri hati yang ditunjukan kepada seseorang akan melukai diri sendiri.

Anda cuma bisa hidup sekali saja didunia ini,

tetapi jika anda hidup dengan benar, sekali saja sudah cukup.

Kenangan indah masa lalu hanya untuk dikenang, bukan untuk diingat-ingat.

Rasa takut bukanlah untuk dinikmati, tetapi untuk dihadapi.

Orang bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak persahabatan.

Lidah anda yang menentukan siapa anda.

Diantara isi rumah tangga, anak-anaklah yang terbaik.

Cinta seringkali akan lari bila kita mencari,

tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri.

Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam.

Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa.

Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim.

Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.

Jika Anda tidak memulai hari ini dengan senyuman,

belum terlambat untuk mencobanya pada hari esok.

Buka mata kita lebar-lebar sebelum menikah,

dan biarkan mata kita setengah terpejam sesudahnya

Persahabatan sejati layaknya kesehatan,

nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya

Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu

dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya

Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran.

Dialah hiasan dikala kita senang dan perisai diwaktu kita susah

Namun kita tidak akan pernah memiliki seorang teman,

jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.

Karena semua manusia itu baik kalau kita bisa melihat kebaikannya

dan menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya tapi semua manusia

itu akan buruk dan membosankan kalau kita tidak bisa melihat keduanya.

Tak seorang pun sempurna.

Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak.

Menyedihkan melihat orang berkeras

bahwa mereka benar meskipun terbukti salah

Bila Kita mengisi hati kita dengan penyesalan untuk masa lalu dan

kekhawatiran untuk masa depan,

kita tak memiliki hari ini untuk kita syukuri.

Perlukah merasa kecil dan malu dihina?

Orang yang dihina itu sebenarnya memungut pahala cuma-cuma

tanpa perlu bersusah payah

Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab,

merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi,

memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat.

(Khalifah Abdul MAlik bin Marwan)

Barang siapa yang selalu kekenyangan maka banyaklah dagingnya,

dan siapa yang banyak dagingnya maka kuatlah nafsunya.

Siapa yang kuat nafsunya maka banyaklah dosanya,

siapa yang banyak dosanya maka keraslah hatinya dan

siapa yang keras hatinyamaka tenggelamlah dia

dalam bencana dunia serta keindahannya

Sesungguhnya sebagian perkataan itu ada yang lebih keras dari batu,

lebih tajam dari tusukan jarum, lebih pahit daripada jadam dan

lebih panas daripada bara.

Sesungguhnya hati adalah ladang,

maka tanamlah ia dengan perkataan yang baik,

karena jika tidak tumbuh semuanya (perkataan yang tidak baik)

niscaya tumbuh sebagiannya

Tidak ada simpanan yang lebih berguna daripada ilmu.

Tidak ada sesuatu yang lebih beruntung daripada adab.

Tidak ada kawan yang lebih bagus daripada akal.

Tidak ada benda ghaib yang lebih dekat daripada maut.

Sekali tidak berhasil bukan berarti gagal selamanya

Kebahagiaan takkan pernah bisa dibeli dengan uang

Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya.

Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina.

Orang yang mencintai akhirat, dunia pasti menyertainya.

Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain,

pasti kehormatan dirinya akan terjaga

Sesungguhnya orang-orang yang berlaku adil di sisi Allah

laksana berada di atas mimbar yang terbuat dari cahaya.

Mereka itu orang-orang yang berlaku adil dalam menetapkan hukum

baik kepada rakyat maupun kepada keluarga

Tiga sifat yang menyebabkan penyandangnya tidak tentram dalam hidupnya :

iri, dengki, dan akhlak buruk

Hiduplah Sesuka hatimu,

Sesungguhnya kamu pasti mati.

Cintai siapa saja yang kamu senangi,

Sesungguhnya kamu pasti akan berpisah dengannya.

Lakukan apa saja yang kamu kehendaki,

Sesungguhnya kamu akan memperoleh balasannya.

Tidak ada kebaikan bagi pembicaraan kecuali dengan amalan.

Tidak ada kebaikan bagi harta kecuali dengan kedermawanan.

Tidak ada kebaikan bagi sahabat kecuali dengan kesetiaan.

Tidak ada kebaikan bagi shadaqah kecuali niat yang ikhlas.

Tidak ada kebaikan bagi kehidupan kecuali kesehatan dan keamanan

Banyak orang akan datang dan pergi dari kehidupanmu,

tetapi hanya sahabat-sahabat sejati yang akan

meninggalkan bekas di dalam hatimu.

Untuk menangani dirimu, gunakan kepalamu.

Tetapi untuk menangani orang lain, gunakan hatimu.

Kemarahan hanyalah satu kata yang dekat dengan bahaya.

Pikiran yang besar membicarakan ide-ide;

Pikiran yang rata-rata membicarakan kejadian-kejadian;

Dan pikiran yang kerdil membicarakan orang-orang.

Allah memberikan kepada setiap burung makanan mereka,

tetapi Ia tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka.

Ia yang kehilangan uang, kehilangan banyak;

Ia yang kehilangan seorang teman, kehilangan lebih banyak;

Tetapi ia yang kehilangan keyakinan, kehilangan semuanya.

Belajarlah dari kesalahan orang lain.

Engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk

mendapatkan semua itu dari dirimu sendiri.

Lidah praktis tidak berat sama sekali,

tetapi hanya sedikit orang yang dapat memegangnya.

Smart people learn from their own mistakes.

Smarter people learn from the mistakes of others.